15 Alasan Mengapa Kalian Harus Berkunjung Ke Kawah Ijen

Semua destinasi wisata berkelas dunia tentu memiliki alasan untuk dikunjungi. Keindahan panoramanya, ketersediaan fasilitas-fasilitas penunjangnya, keramah-tamahan masyarakatnya, hingga atraksi-atraksi spektakulernya. Sejuta pesona mengiringi Kawah Ijen yang terletak di ujung timur Pulau Jawa itu, berjuta alasan pula orang-orang datang karena tertarik dengan kemegahannya. Berikut ini rangkuman alasan mengapa kalian harus berkunjung ke Kawah Ijen.

1.

Kawah Ijen merupakan satu-satunya gunung berapi aktif yang memiliki danau kaldera terbesar di Pulau Jawa. Danau tersebut berada pada kedalaman ±300 meter dari bibir kawah, dengan luas ±570.000 meter² serta kedalaman danau ±200 meter. Kalderanya sendiri sudah terbesar di dunia, ini bahkan ditambah lagi dengan danau kaldera terbesar di Pulau Jawa loh.

Kawah Ijen

Kawah Ijen

2.

Satu-satunya tempat dimana kalian bisa melihat fenomena Blue Fire hampir setiap malam sepanjang tahun. Meskipun Blue Fire biasa kalian lihat di kompor rumah kalian, tapi khusus yang satu ini terjadinya alami. Blue Fire alami hanya ada di dua tempat di dunia. Yang pertama berada di Negara Ethiopia tepatnya di Dallol Hydrothermal Site, sebuah gurun dengan kompleks 30 gunung berapi aktif dan tidak aktif di dalamnya, namun Blue Fire disini hanya ada di sebuah titik bernama Dannakil Depression, serta jarang terjadi akibat aliran panas bumi yang bercampur mineral belerang terjadi secara tidak menentu. Yang kedua berada di Kawah Ijen. Beda dengan Blue Fire Ijen, disini kalian bisa melihatnya hampir setiap malam sepanjang tahun.

IMG_20180304_061841_384

Blue Fire in Ijen by Luca Narduzzi

 

 

3.

Hampir tidak ada insiden yang menyebabkan terenggutnya korban jiwa di Kawah Ijen. Dengan catatan kalian harus mematuhi semua peraturan tertulis maupun arahan-arahan yang disampaikan baik oleh para penambang belerang, petugas pengelola, para tour guide, maupun travel agency yang kalian pakai. Gunung Ijen sebagai gunung berapi aktif yang sangat ramah kepada pengunjung.

taksi ijen

“Taksi” Mengangkut Wisatawan

 

 

4.

Danau dengan air terasam di dunia dengan pH >0,5. Air di Danau Kawah Ijen sangat asam, bersifat korosif, mengandung persentase mineral logam yang tinggi, mengandung senyawa asam sulfida dengan konsentrasi tinggi juga, serta memiliki suhu yang cukup tinggi yaitu ±60 – 80º celcius. Jika kalian ingin berenang di dalamnya, lebih baik urungkan niat gila itu. Kulitmu akan serasa terbakar dan gatal akibat kulit mengalami iritasi berat, kukumu akan melunak secara tiba-tiba dan selanjutnya terkikis sedikit demi sedikit dengan waktu yang singkat, begitu pula dengan rambut dan tulangmu. Namun meskipun danau tersebut sangat berbahaya untuk berenang, pemandangan danau tersebutlah yang justru menunjukkan kemegahan dari gunung berapi aktif ini. Sangat indah dan mengesankan untuk siapa saja yang pernah melihatnya.

IMG_20171004_192018_436

Danau Kawah Ijen, Danau Terasam Di Dunia

 

READ  15 reason why you should visit Ijen Crater

 

5.

Ada aktivitas penambangan belerang secara konvensional yang dilakukan oleh bapak-bapak yang luar biasa strong disini. Meskipun para penambang itu memiliki ukuran tubuh yang kecil (sewajarnya ukuran tubuh orang Indonesia), mereka memiliki tenaga dan kekuatan yang sama sekali tidak dapat diremehkan. Mereka bisa memikul keranjang berisi bongkahan besar belerang seberat 70 kg rata-rata, bahkan ada yang bisa memikul belerang yang mencapai 100 kg di pundaknya. Setiap harinya ada 150 penambang belerang tradisional yang bekerja. Ada yang mulai menambang di malam hari, ada pula yang mulai menambang di pagi hari. Mereka biasanya memikul belerang dari dasar kaldera hingga ke puncak 3-5 kali per hari, lalu dilanjutkan dengan memakai troli dari puncak hingga ke pos Paltuding dengan beban 200-250 kg di dalam troli tersebut. Beberapa turis asing mengatakan bahwa “they’re not human anymore, they’re Superman’s masters”.

IMG_20180304_061011_177

Penambang Belerang Kawah Ijen

 

 

6.

Pemandangan spektakuler di sekitar puncak Gunung Ijen. Di puncak, kalian dapat melihat dengan jelas sebuah gunung berapi yang menjulang tinggi jauh melebihi gunung Ijen itu sendiri, yaitu gunung Merapi Ungup-Ungup (2968 mdpl), berada di sisi timur laut, sangat jelas, sangat dekat, dan sangat cantik tentunya. Selain itu di sebelah timur ada Gunung Baluran (1247), sebelah tenggara ada Gunung Raung (3332 mdpl) dan Gunung Suket (2950 mdpl), Sebelah selatan terlihat dengan jelas Gunung Meranti/Ranti (2664 mdpl), sebelah barat terdapat Gunung Pendil (2950 mdpl). Jika langit cerah, kalian dapat melihat semua gunung tersebut dari puncak, dengan bentuk dan kemegahannya masing-masing.

IMG_20170926_092036_367

Gunung Ranti dan Gunung Raung dari Puncak Ijen

 

 

7.

Gunung Ijen sendiri memiliki ketinggian 2799 mdpl. Memiliki rute pendakian yang relatif singkat dan mudah, sehingga cocok untuk berwisata bersama keluarga. Track sepanjang 3 km dari pintu masuk itu dilengkapi dengan berbagai sarana yang memudahkan pengunjung saat mendaki. Ada toilet, pos peristirahatan, warung, dan puluhan penarik “taksi” yang menyebar di sepanjang track tersebut. Tak jarang para pengunjung lupa waktu karena terlalu asyik menikmati perjalanan pendakian sambil beistirahat di titik-titik rest areanya.

IMG20170820072722

Wisatawan Beristirahat di Pos Pondok Bunder (1214 mdpl)

 

READ  Menemui Para Pertapa Modern Alas Purwo

 

8.

Terdapat satu titik utama dimana kalian dapat melihat gugusan bintang di galaksi Bimasakti dengan jelas, yaitu di titik Ratan Atas. Tak hanya melihat, kalian juga dapat memotret pemandangan langit yang dihiasi milyaran bintang tersebut. Dengan intensitas cahaya yang sangat minim, memungkinkan pengunjung untuk mengambil gambar gugusan bintang tersebut, biasanya orang menyebutnya sebagai aktivitas astrophotography.

milky way

Milky Way atau Galaksi Bimasakti di Puncak Ijen

 

 

9.

Puncak Gunung Ijen memiliki sunrise spot yang juga memiliki pemandangan mengagumkan. Yaitu di Pos Baru, 1.5 km dari pos Ratan. Kalian harus melanjutkan perjalanan hingga 1.5 km namun dengan medan yang relatif mudah dan landai, tak perlu mengeluarkan banyak energi untuk melaluinya. Setelah kalian puas menyaksikan fenomena Blue Fire, kalian dapat melanjutkan perjalanan untuk berburu momentum matahari terbit di arah timur. Namun karena di sisi timur laut terdapat Gunung Merapi Ungup-Ungup, kalian hanya dapat melihat matahari terbit secara jelas mulai bulan Mei hingga bulan September saja, karena selebihnya matahari terbit berada tepat di belakang gunung Merapi Ungup-Ungup, hanya menampakkan langit fajar yang berwarna jingga saja. Tambahan, kalian dapat menikmati dua keindahan sekaligus di sunrise spot ini. Yaitu pemandangan danau Kawah Ijen dan pemandangan matahari terbit secara bersamaan.

sunrise ijen

Pos Baru, Sunrise Spot Puncak Ijen

10.

Ada banyak kemudahan yang disediakan pengelola untuk pengunjung yang datang ke Kawah Ijen. Mulai dari area parkir yang luas di pos Paltuding, puluhan warung tradisional yang menjual berbagai macam kebutuhan pengunjung, toilet yang bersih, penyedia jaringan wifi, guest house dan bumi perkemahan, serta armada “taksi” bagi para pengunjung yang tak ingin ngos-ngosan mendaki Gunung Ijen.

paltuding

Fasilitas Guest House Di Pos Paltuding

 

 

11.

Terdapat beberapa objek wisata yang tak kalah cantiknya di sekitar Gunung Ijen. Yang paling dekat adalah wana wisata Gunung Rante yang menyuguhkan pemandangan jelas Banyuwangi dan puncak Gunung Ijen dari puncak Gunung Ranti itu sendiri serta sunset spot terbaik di kompleks pegunungan Ijen. Kemudian ada Kawah Wurung di wilayah Kabupaten Bondowoso, tak perlu berjalan kaki, cukup 20 menit dengan menaiki kendaraan kalian sudah sampai di objek wisata terebut.

kawah wurung

Objek Wisata Alternatif, Kawah Wurung

 

READ  Savana Bekol, Menikmati Eksotisnya Pemandangan Seperti di Afrika

 

12.

Bagi kalian yang sangat menggemari kopi, di sekitar Gunung Ijen terdapat banyak warung dan restoran yang menyajikan salah satu varietas kopi unggulan di Indonesia, yaitu kopi Exelsa Ijen atau bisa juga disebut kopi Java Ijen. Kopi tersebut merupakan satu varietas kopi yang masuk ke dalam jajaran single origin coffee yang memiliki citarasa istimewa khas daerahnya masing-masing. Di wilayah Banyuwangi terdapat banyak sekali warung yang menjualnya untuk diminum di tempat atau bahkan dijadikan oleh-oleh untuk keluarga atau sanak family di rumah. Begitu pula di wilayah Bondowoso. Salah seorang food blogger asal Meksiko pernah berkata bahwa kopi yang tumbuh di tanah dengan konsentrasi mineral tinggi di sekitar gunung berapi adalah kopi yang terbaik dari semua kopi yang tumbuh di muka Bumi.

kopi

Roasting Kopi Secara Tradisional Di Desa Kemiren

 

 

13.

Ada banyak pilihan resort dan hunian yang nyaman untuk dipilih di sekitar Gunung Ijen. Yaitu Ijen Resort & Villas, Java Banana Resort, Grand Harvest Resort, Sahid Osing Hotel, dsb. Bagi yang menginginkan untuk tinggal di tempat yang nyaman namun tidak terlalu mahal, sangat banyak pilihan guest house, homestay, ataupun kos harian sebelum kalian mulai menikmati keindahan Gunung Ijen. Rata-rata resort dan homestay disana menawarkan suasana ketanangan desa beserta pesona alam dan budayanya untuk dinikmati para wisatawan.

grand harvest

Grand Harvest Resort & Villa di Desa Tamansari

 

 

14.

Masyarakat sekitar Gunung Ijen sangat ramah dan bersahabat kepada siapapun pengunjung yang singgah di Gunung Ijen. Indeks kebahagiaan masyarakat di sekitar lereng Ijen sangat tinggi karena kehidupan sosialnya sangat baik. Sehingga siapapun orang yang datang dan berinteraksi dengan masyarakat pasti mereka akan terjangkit wabah kebahagiaan juga. Mereka tak segan untuk memberikan sesuatu yang mereka miliki hanya untuk menyambut tamu Indonesia di kediaman mereka. Selalu tersenyum dan bercanda, selalu membantu dikala kalian butuh bantuan, dan yang paling utama adalah mereka melakukan kebaikan-kebaikan tersebut bukan karena money oriented, tapi karena tradisi dan intuisi yang bergerak sendiri. Percayalah, ada masyarakat sebahagia mereka di bumi ini.

bwi osing

Keramahan Masyarakat Osing Di Wilayah Lereng Ijen

 

 

15.

Jika kalian datang ke Gunung Ijen dari arah Banyuwangi, sempatkan waktu untuk menyaksikan atraksi pertunjukan seni budaya masyarakat Osing dulu. Hampir setiap hari ada pertunjukan seni budaya sebagai salah satu tawaran bagi para wisatawan untuk melengkapi pengalaman wisata terbaiknya. Suku Osing merupakan suku asli Banyuwangi yang telah bermukim di sekitar wilayah pegunungan Ijen dan telah banyak melahirkan tradisi-tradisi unik yang banyak dikenal dunia.

angklung

Tradisi Permainan Angklung Caruk Masyarakat Osing

Nah, itulah tadi 15 alasan kalian harus datang ke Kawah Ijen. Let’s make your greatest experience with us. Go Explore!!!

 

Fitra Surya Ari Pramana.

www.ijenimpressive.com